Print
PDF

Vertigo

Written by Administrator.

Vertigo adalah keadaan yang dirasakan seperti adanya rasa goyang, rasa goyang setelah gerakan kepala, pusing berputar, mumet/pening dan rasa seperti melayang, keadaan ini dapat juga disertai rasa mual dan sampai muntah.

 

Vertigo bukanlah penyakit keturunan, Vertigo adalah keadaan pusing yang dirasakan luar biasa. Seorang yang menderita vertigo perasaannya seolah-olah dunia sekeliling berputar (vertigo objektif) atau penderita sendiri merasa berputar dalam ruangan (vertigo subjektif).

Perasaan pusing ini selain disertai rasa berputar kadang-kadang disertai mual dan muntah. Bila gangguan ini berat, penderita bahkan tak mampu berdiri atau bahkan terjatuh. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan keseimbangan. Vertigo bisa berlangsung hanya beberapa saat atau bisa berlanjut sampai beberapa jam bahkan hari. Penderita kadang merasa lebih baik jika berbaring diam, tetapi vertigo bisa terus berlanjut meski-pun penderita tidak bergerak sama sekali.

Vertigo dapat disebabkan oleh Keadaan lingkungan, motion sickness (mabuk darat, mabuk laut) obat-obatan, alkohol, gentamisin, kelainan sirkulasi Transient ischemic attack (gangguan fungsi otak sementara karena berkurangnya aliran darah ke salah satu bagian otak) pada arteri vertebral dan arteri basiler.

Terkadang vertigo juga merupakan salah satu gejala awal terjadinya stroke ringan, sebagai akibat pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi (hipertensi). Biasanya vertigo yang diakibatkan oleh kurangnya oksigen ke otak ini akan disertai dengan mual dan muntah-muntah.

Vertigo dapat digolongkan sebagai salah satu bentuk gangguan keseimbangan atau gangguan orientasi di ruangan. Istilah yang sering digunakan oleh awam adalah: puyeng, sempoyongan, mumet, pusing, pening, tujuh keliling, rasa mengambang, kepala terasa enteng, rasa melayang. Vertigo perlu dipahami karena merupakan keluhan nomer tiga paling sering dikemukakan oleh penderita yang datang ke praktek umum, bahkan orang tua usia sekitar 75 tahun, 50 % datang ke dokter dengan keluhan vertigo.

Perkataan vertigo berasal dari bahasa Yunani vertere yang artinya memutar. Pengertian vertigo adalah: sensasi gerakan atau rasa gerak dari tubuh atau lingkungan sekitarnya, dapat disertai gejala lain, terutama dari jaringan otonomik akibat gangguan alat keseimbangan tubuh. Vertigo (sering juga disebut pusing berputar, atau pusing tujuh keliling) adalah kondisi di mana seseorang merasa pusing disertai berputar atau lingkungan terasa berputar walaupun badan orang tersebut sedang tidak bergerak.

Kelainan ini terjadi karena gangguan keseimbangan baik sentral atau perifer, kelainan pada telinga sering menyebabkan vertigo. Untuk menentukan kelainan yang menyebabkan vertigo, dokter THT-KL biasanya akan melakukan pemeriksaan ENG (elektronistagmografi).

GEJALA

  • Penderita merasa seolah-olah dirinya bergerak atau berputar; atau penderita merasakan seolah-olah benda di sekitarnya bergerak atau berputar. DIAGNOSA
  • Pertama, perlu diketahui bahwa sistem keseimbangan manusia sangat dipengaruhi oleh penglihatan, sistem keseimbangan di telinga dalam dan sistem otot rangka tubuh (untuk mempertahankan gravitasi tubuh).
  • Jadi gangguan keseimbangan ini 80% diakibatkan dari adanya gangguan pada alat keseimbangan di telinga dalam, sisanya dapat terjadi di sentral (otak).
  • Kedua, Penyakit Vertigo banyak penyebabnya. Salah satu gangguan keseimbangan yang sering terjadi adalah rasa berputar mendadak akibat perubahan posisi kepala (istilah medis: BPPV – Benign Paroxysmal Positional Vertigo).
  • Penyebab BPPV pada usia muda (di bawah 50 tahun) biasanya akibat benturan daerah kepala, dan di atas 50 tahun biasanya akibat degenerasi (pengurangan fungsi) dari sistem keseimbangan (vestibuler sistem). Selain itu, infeksi virus, bakteri, serta tumor pada otak juga dapat menjadi pemicunya. Namun hampir setengah dari kasus BPPV tidak diketahui penyebabnya.
  • Ketiga, ada beberapa jenis vertigo berdasarkan penyebabnya.
  • Vertigo epileptica yaitu pusing yang mengiringi atau terjadi sesudah serangan ayan,
  • Vertigo laryngea yaitu pusing karena serangan batuk,
  • Vertigo nocturna yaitu rasa seolah-olah akan terjatuh pada permulaan tidur
  • Vertigo ocularis yaitu pusing karena penyakit mata khususnya karena kelumpuhan atau ketidakseimbangan kegiatan otot-otot bola mata
  • Vertigo rotatoria yaitu pusing seolah-olah semua di sekitar badan berputar-putar.
  • Benign Paroxysmal Positional Vertigo merupakan penyakit yang sering ditemukan, di mana vertigo terjadi secara mendadak dan berlangsung kurang dari 1 menit. Perubahan posisi kepala (biasanya terjadi ketika penderita berbaring, bangun, berguling di atas tempat tidur atau menoleh ke belakang) biasanya memicu terjadinya vertigo ini.

Terkadang vertigo juga merupakan salah satu gejala awal terjadinya stroke ringan, sebagai akibat pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi (hipertensi). Biasanya vertigo yang diakibatkan oleh kurangnya oksigen ke otak ini akan disertai dengan gejala mual dan muntah-muntah.

Kesimpulannya, perlu disadari bahwa Vertigo Bisa Sembuh, namun tidak dapat langsung tersembuhkan / hilang seperti sakit kepala biasa pada umumnya. Karena dapat sering kambuh.

Oleh karena itu Vertigo butuh pengobatan dan penanganan yang konsisten (terus-menerus) serta kemauan dari penderitanya untuk dapat menghilangkan keluhan (menyembuhkan) penyakit ini.

Maka, Pengobatan yang dapat dianjurkan:

  • Obat untuk mengurangi vertigo yang ringan adalah meklizin, dimenhidrinat, perfenazin dan skopolamin.
  • Pada posisi duduk, kepala menoleh ke kiri (pada gangguan keseimbangan/vertigo telinga kiri)
  • Kemudian langsung tidur sampai kepala menggantung di pinggir tempat tidur
  • Tunggu jika terasa berputar/vertigo sampai hilang, kemudian putar kepala ke arah kanan (sebaliknya) perlahan sampai muka menghadap ke lantai
  • Tunggu sampai hilang rasa vertigo, kemudian duduk dengan kepala tetap pada posisi menoleh ke kanan dan kemudian ke arah lantai
  • Masing-masing gerakan ditunggu lebih kurang 30 – 60 detik.

Dapat dilakukan juga untuk sisi yang lain berulang kali sampai terasa vertigo hilang.

Untuk Rolling/Barbeque maneuver, dilakukan dengan cara berguling sampai 360′, mula-mula posisi tiduran kepala menghadap ke atas, jika vertigo kiri, mulai berguling ke kiri ( kepala dan badan ) secara perlahan-lahan, jika timbul vertigo, berhenti dulu tapi jangan balik lagi, sampai hilang, setelah hilang berguling diteruskan, sampai akhirnya kembali ke posisi semula.